Pemula 1 Β· A1
Alfabet Korea (Hangul): Panduan Lengkap untuk Pemula
νκΈ
Belajar membaca bahasa Korea dalam beberapa jam: 14 konsonan dasar, 10 vokal, konsonan ganda, vokal gabungan, batchim, dan perakit suku kata dengan audio.
Apa itu Hangul?
Hangul (νκΈ) adalah sistem tulisan bahasa Korea. Hangul diciptakan pada tahun 1443 oleh Raja Sejong Agung bersama para cendekiawannya, lalu diumumkan kepada rakyat pada tahun 1446 dengan nama Hunminjeongeum, "bunyi yang benar untuk mengajar rakyat". Sebelum ada Hangul, orang Korea menulis dengan aksara Tionghoa yang butuh bertahun-tahun untuk dipelajari. Raja Sejong ingin semua orang, bukan hanya bangsawan, bisa membaca dan menulis.
Karena itulah Hangul menjadi salah satu alfabet paling logis di dunia. Bentuk konsonan meniru posisi mulut dan lidah saat diucapkan, sedangkan vokal dibangun dari tiga simbol sederhana: titik untuk langit, garis datar untuk bumi, dan garis tegak untuk manusia. Kini Korea merayakan Hari Hangul (νκΈλ ) setiap 9 Oktober.
Cara kerja blok suku kata
Huruf Korea tidak ditulis berderet seperti huruf Latin. Huruf-huruf dikelompokkan menjadi blok persegi, dan setiap blok adalah satu suku kata. Setiap blok diawali konsonan dan berisi vokal. Jika vokalnya tegak (γ , γ , γ £β¦), vokal diletakkan di kanan konsonan: γ± + γ = κ°. Jika vokalnya mendatar (γ , γ , γ ‘β¦), vokal diletakkan di bawah: γ± + γ = κ³ . Konsonan ketiga yang disebut batchim (λ°μΉ¨) bisa diletakkan di bagian bawah: γ± + γ + γ = κ°.
Jika suku kata diawali bunyi vokal, dipakai konsonan bisu γ sebagai pengisi: μ, μ€, μ΄. Jadi kata νκ΅ (Korea) terdiri dari γ +γ +γ΄ dan γ±+γ +γ±.
14 konsonan dasar
Beberapa konsonan sedikit berubah bunyinya tergantung posisinya. Misalnya, γ± terdengar seperti "g" lembut di awal kata dan seperti "k" di akhir suku kata, sedangkan γΉ berada di antara "r" dan "l". Ketuk huruf untuk mendengarnya dengan vokal γ , lalu ketuk contoh kata untuk mendengarnya dalam kata.
10 vokal dasar
Menambahkan satu garis pendek pada vokal menambah bunyi "y": γ (a) menjadi γ (ya), γ (o) menjadi γ (yo). Dua vokal yang baru bagi kebanyakan pelajar adalah γ (eo), bunyi "o" yang terbuka dan santai, serta γ ‘ (eu), diucapkan dengan bibir ditarik datar seperti tersenyum (mirip "e" pada "emas").
Konsonan ganda (tegang)
Lima konsonan bisa digandakan untuk menghasilkan bunyi tegang tanpa hembusan udara: γ², γΈ, γ , γ , γ . Bandingkan κ° (ga), μΉ΄ (ka, dengan hembusan udara kuat), dan κΉ (kka, tegang dan tajam). Coba pegang kertas di depan mulut: kertas harus bergerak saat μΉ΄, tapi diam saat κΉ.
Vokal gabungan
Vokal gabungan menggabungkan dua vokal dasar. γ + γ = γ (wa), γ + γ = γ (wo). Dalam pelafalan Seoul modern, γ (ae) dan γ (e) terdengar hampir sama, jadi orang Korea pun kadang perlu mengecek ejaannya!
Batchim: konsonan akhir
Banyak huruf bisa muncul di bagian bawah blok, tetapi pelafalannya hanya tujuh bunyi: k, n, t, l, m, p, dan ng. Misalnya, μ· (pakaian) ditulis dengan γ tetapi dibaca "ot". Bunyi akhir tidak dilepas: tahan posisi mulut atau lidah lalu berhenti, tanpa menambah vokal.
| Huruf | Bunyi | Contoh |
|---|---|---|
| γ± γ² γ | k | |
| γ΄ | n | |
| γ· γ γ γ γ γ γ | t | |
| γΉ | l | |
| γ | m | |
| γ γ | p | |
| γ | ng |
Dua aturan bunyi yang akan sering kamu dengar
Peleburan (μ°μ): jika suku kata berakhir dengan konsonan dan suku kata berikutnya diawali γ bisu, konsonan itu pindah ke depan. νκ΅μ΄ dibaca "han-gu-geo", dan μμ (musik) dibaca "eu-mak".
Nasalisasi: γ±, γ·, dan γ berubah menjadi γ , γ΄, dan γ sebelum γ΄ atau γ . Itulah sebabnya κ°μ¬ν©λλ€ (terima kasih) terdengar "gam-sa-ham-ni-da" dan λ§λ΄ (si bungsu) terdengar "mang-nae". Kamu tidak perlu menghafal semua aturan sekarang β romanisasi kami sudah menunjukkan pelafalan aslinya.
Coba sendiri: rakit suku katamu
Pilih konsonan, vokal, dan konsonan akhir (opsional). Blok, romanisasi, dan bunyinya langsung diperbarui.
Selanjutnya apa?
Latih huruf dengan dek kartu Hangul kami beberapa menit setiap hari, lalu lanjut ke Pelajaran 1 untuk belajar frasa Korea pertamamu.